Posted by: zulhardye pratama on: 26 Februari 2009
IKEA dimulai sebagai sebuah toko pengecer perabot rumah tangga yang
kecil di Swedia, untuk mengembangkannya hanya diperlukan sebuah ide
dan gairah yang besar.
KOLONEL HARLAND SANDERS mulai belajar memasak sejak ia masih
berusia enam tahun ketika ayahnya baru saja meninggal. Ia mulai bekerja di
usia 12 tahun sebagai pekerja di ladang, kemudian menjadi kondektur
bis. Di usia 40 tahun ia memberi makan banyak musafir. Pada usia 60
tahun ia jatuh bangkrut. Di usia ke-62 ia mulai memasarkan resepnya
dengan sistem waralaba. Visinya adalah memasarkan resep ayam gorengnya ke seluruh dunia.
KING C. GILLETTE memulai karirnya sebagai pedagang keliling.
Bos-nya menyarankan agar ia menemukan “sesuatu yang bisa dipakai satu kali
dan langsung dibuang”. Dalam usia ke-44 ia merancang sebuah tangkai
cukur yang ringkas dengan pisau cukur yang sekali pakai. Pada
usianya ke 48, pisau cukur dengan merek Gillette diluncurkan.
MARIUS memulai hobinya membuat gambar yang diberikan oleh teman-
temannya sepulang mereka dari luar negeri ketika usianya 24 tahun.
Di benaknya gambar-gambar keren itu pasti disenangi oleh anak muda
kota Bandung. Dari sebuah gang kecil, Caladi, ia memulai usaha C59
dan setelah menjalankan usaha bersama istrinya, Maria selama 25
tahun, kini ia memiliki karyawan tidak kurang dari 1000 orang yang
tersebar di berbagai kota di Indonesia.
Salah satu rahasia sukses WAL MART dalam layanan pelanggan
adalah “Sikap 10-kaki” yang diturunkan oleh sang pendiri SAM
WALTON.
Sam berkata, “Bila Anda berada dalam jarak 10 kaki dari seorang
pelanggan, pandanglah matanya, ucapkan salam dan tanyakan apakah
Anda dapat membantunya.”
All The Best,
LCW/Website
http://creatingdollar.ws
http://creatingdollar.ws/indo
(harap komentarnya sob)
Posted by: zulhardye pratama on: 25 Februari 2009
1831 – ia mengalami kebangkrutan dalam usahanya. 1832 – ia menderita kekalahan dalam pemilihan tingkat lokal. 1833 – ia kembali menderita kebangkrutan. 1835 – istrinya meninggal dunia. 1836 – ia menderita tekanan mental sedemikian rupa, sehingga hampir saja masuk rumah sakit jiwa. 1837 – ia menderita kekalahan dalam suatu kontes pidato. 1840 – ia gagal dalam pemilihan anggota senat Amerika Serikat. 1842 – ia menderita kekalahan untuk duduk di dalam kongres Amerika Serikat. 1848 – ia kalah lagi di konggres Amerika Serikat. 1855 – ia gagal lagi di senat Amerika Serikat. 1856 – ia kalah dalam pemilihan untuk menduduki kursi wakil presiden Amerika Serikat. 1858 – ia kalah lagi di senat Amerika Serikat. 1860 – ia menjadi presiden Amerika Serikat.
kita mengenalnya sebagai Abraham Lincoln.
(harap komentarnya sob)
Posted by: zulhardye pratama on: 24 Februari 2009
kmaren jalan2 ke wiki, nemuin sesuatu yang amazing loh. saya nemuin gimana caranya membengkokkan sendok dengan menyentuhnya ala pesulap profesional. tp sayangnya dalam bahasa inggris gitu.
Steps
1. Obtain several spoons you can afford to ruin. Yard sales and thrift stores are excellent sources of inexpensive, mismatched spoons. Get several, so you’ll have plenty to practice with. Don’t use good flatware or break up a matched set.
Method one
…and forth.
Prepare for this trick by gently bending back and forth the handle of the spoon, where the handle joins its bowl. The objective is to weaken the metal without breaking the spoon. Bend it back and forth repeatedly
2. Bend the weakened spoon back into position so that it has an appropriate shape and appears whole and unaltered to your audience.
3. Display the spoon by pulling gently on both ends of the spoon to show your audience it is intact. You can also tap it gently against something, such as a glass or tabletop.
Keep the spoon moving around at this stage if there are any tiny cracks at the fatigue point. It will help to keep your audience from seeing your preparations.
4. Place the spoon, handle towards you and bowl upwards, between your first finger and thumb.
5. Gently rub and push the weakened spot in the spoon until it becomes hot to the touch, approximately 20 seconds. You can add drama and distraction by ‘meditating’ or ‘concentrating’ if you wish.
6. Help the spoon along by “supporting” it at the tip of the bowl, as you rub and push.
7. Bend the spoon or allow the spoon to bend so that it droops. If you can, quickly loop the bowl around several times, winding toward the handle. The spoon may also break in two.
If the spoon breaks, go with it. Pinch your fingers over the break, then gradually loosen them so the spoon appears to bend. Holding the spoon vertically and letting the bowl sag to one side will intensify the effect. Then, dramatically drop the two separate halves with a clatter.
8. Set the spoon down. By the time your applause ends, the spoon will be cool to the touch and no one will be the wiser.
Method two
1. Talk about your “psychic” or “telekinetic” powers and spin a story around what you are about to do.
2. Direct the audience’s attention elsewhere for a moment.
Make a broad gesture or create some other distraction.
Conceal the spoon under a table or elsewhere out of sight while you talk about your powers.
Brazenly ask your onlookers to close their eyes so that they can better focus their energy on the spoon.
3. During the moment of misdirection, bend the spoon. Practice this maneuver so that you can perform it discreetly and with only one hand.
If your hands are strong enough, jam your thumb into the bowl of the spoon, with your fingers on the spoon’s neck and the back end of the handle against the heel of your hand.
Alternatively, set the tip of the spoon against some other surface, like a table or your knee, and push your thumb firmly into the neck of the spoon.
4. Display the handle of the spoon horizontally, but conceal the fact that the spoon is already bent. Use the top hand to rub the spoon, to give the illusion that something is happening. To further the illusion, grunt, chant, or remind your audience to focus, envision the liquid state, etc.
5. Gradually extend the bent end of the spoon so that it appears to bend and droop.
Try the process called “ratcheting”, which basically works just as it sounds. Each time you stroke or jiggle the spoon forward, push it out, just a notch.
6. Display the bent spoon and accept your applause.
Tips
Be prepared to ruin several spoons in the pre-weakening process before you learn exactly how much you must bend them prior to a successful act.
Do not repeat this trick for the same audience. Do have a claim ready about why you must not repeat this trick. Some good ones include:
It doesn’t always work.
You are psychically exhausted from all the mental effort.
Repeated psychic disturbances of this magnitude may create rifts in the continuum.
It’s still a waste of a perfectly good spoon.
A true magician will never perform his trick twice!
Much of the believability of this trick comes from the story, so go on about mental energy, how you learned to bend spoons with your mind, the interaction of telekinetic energy waves with metal atoms (because metal is conductive, you see…) and any other mumbo-jumbo that will add to the illusion that your demonstration is supernatural rather than subterfuge.
If you have small hands or want to vary the trick, try Method Two with a smaller metal object, such as a key. Just make sure it isn’t an important key.
If the spoon breaks don’t panic, simply “explain” that the spoon was under shock from all the mental pressure, or something along those lines.
Don’t use thick spoons or show signs of struggling.
Warnings
Metal under friction, including internal friction from high deformation, will become hot.
Broken metal can be sharp enough to cut you.
(kl kpengen liat lebih detailnya beserta gambar ilustrasi, jalan2 aja ke wikihow.com, disana banyak yang lebih amazing lainnya lo.
good luck by (wikihow.com)
(harap komentarnya sob)
Posted by: zulhardye pratama on: 24 Februari 2009
boy and girl
Sewaktu boy dan girl baru pacaran,
Boy melipat 1000 burung kertas buat girl,
dan menggantungkannya di dlm kamar girl.
Boy mengatakan, 1000 burung kertas itu
menandakan 1000 ketulusan hatinya.
Waktu itu, girl dan boy setiap detik selalu
merasakan betapa indahnya cinta mereka
berdua….
Sampai pada suatu hari…..
Girl mulai menjauhi boy.
Girl memutuskan untuk menikah dan pergi ke
Paris Perancis, tempat yang dia impikan di dlm
mimpinya berkali2 itu!!
Sewaktu girl mau mutusin boy, girl bilang sama
boy, bahwa
” Kita harus melihat dunia ini dengan
pandangan yang dewasa…..Menikah bagi cewek
adalah kehidupan kedua
kalinya!! Aku harus bisa memegang
kesempatan ini dengan baik. Kamu
terlalu miskin, sungguh aku tidak berani
membayangkan bagaimana kehidupan kita
setelah menikah…!! “
Setelah Girl pergi ke Perancis, Boy bekerja keras,
dia pernah menjual koran menjadi karyawan sementara,
bisnis kecil, setiap pekerjaan dia kerjakan dengan sangat baik
dan tekun.
Sudah lewat beberapa tahun…
Karena pertolongan teman dan kerja kerasnya
akhirnya dia mempunyai sebuah perusahaan. Dia
sudah kaya.
Tetapi hatinya masih tertuju pada Girl,
dia masih tidak dapat melupakannya.
Dan…
Pada suatu hari, waktu itu hujan, Boy dari
mobilnya melihat sepasang orang tua berjalan
sangat pelan di depan.
Dia mengenali mereka, mereka adalah orang
tuanya Girl..
Dia ingin mereka lihat kalau sekarang dia tidak
hanya mempunyai mobil pribadi, tetapi juga
mempunyai Vila dan perusahaan sendiri, ingin
mereka tahu kalau dia bukan seorang yang miskin
lagi, dia sekarang adalah seorang Boss.
Boy mengendarai mobilnya sangat pelan sambil
mengikuti sepasang orang tua tsb.
Hujan terus turun, tanpa henti, biarpun kedua org
tua itu memakai payung, tetapi badan mereka
tetap basah karena hujan.
Sewaktu mereka sampai tempat tujuan,
Boy tercegang oleh apa yang ada di depan
matanya,itu adalah tempat pemakaman.
Dia melihat di atas papan nisan, seolah-olah Girl
tersenyum sangat manis terhadapnya.
Di samping makamnya yang kecil, tergantung
burung2 kertas yang dibuatkan Boy.
Dalam hujan burung2 kertas itu terlihat begitu
hidup.
Org tua Girl memberitahu Boy,
Bahwa….
Girl tidak pergi ke Paris,
Girl terserang kanker, Girl pergi ke surga.
Girl ingin Boy menjadi orang sukses, dan
mempunyai keluarga yang harmonis, maka dengan
terpaksa berbuat demikian terhadap Boy dulu.
Girl bilang dia sangat mengerti Boy, dia percaya,
kalau Boy pasti akan berhasil.
Girl mengatakan, kalau pada suatu hari Boy akan
datang ke makamnya dan berharap dia
membawakan beberapa burung kertas buatnya lagi.
Boy langsung berlutut,berlutut di depan makam
Girl,
menangis dengan begitu sedihnya.
Hujan pada hari Ching Ming (Ceng beng) itu terasa
tidak akan berhenti, membasahi sekujur tubuh Boy.
Boy teringat senyum manis Girl yang begitu manis
dan polos,
mengingat semua itu, hatinya mulai meneteskan
darah..
Sewaktu Orang tua ini keluar dari pemakaman,
mereka melihat kalau Boy sudah membukakan
pintu mobil untuk mereka.
Lagu sedih terdengar dari dalam mobil tersebut.
“Hatiku tidak pernah menyesal, semuanya hanya
untukmu. 1000 burung kertas, 1000 ketulusan
hatiku, beterbangan di dalam angin menginginkan
bintang yang lebat berserakan di langit, menembus
galaksi, apakah aku bisa bertemu denganmu?
Tidak takut berapapun jauhnya, hanya ingin
sekarang langsung berlari ke sampingmu.
Masa lalu seperti asap, hilang dan tak kan
kembali, menambah kerinduan di hatiku.
Bagaimanapun dicari, jodoh kehidupan ini pasti
tidak akan berubah…”
(lirik lgu ditranslate dari bhs Mandarin)
Kalau kamu menginginkan semua orang di
dunia ini menemukan jodoh, replay bulletin ini.
With love….
Pembawa pesan cinta
(harap komentarnya sob)
cerita-cerita yang lain ada di http://akulahcinta.blogspot.com
Posted by: zulhardye pratama on: 24 Februari 2009
Menurut pakarnya, manusia sukses tidak cuma
dari IQ saja.
Peran EQ (Emotional Intelligence) pada
kesuksesan bahkan melebihi porsi IQ.
Seorang pakar EQ bernama Patricia
Patton memberikan tips bagaimana kita
menemukan dan memupuk harga diri,
yang disebutnya alfabet keberhasilan pribadi.
Yuk kita lihat apa maksudnya :
A : Accept.
Terimalah diri anda sebagaimana adanya.
B : Believe.
Percayalah terhadap kemampuan anda untuk
meraih apa yang anda inginkan dalam hidup.
C : Care.
Pedulilah pada kemampuan anda meraih apa yang
anda inginkan dalam hidup.
D : Direct.
Arahkan pikiran pada hal-hal positif yang
meningkatkan kepercayaan diri.
E : Earn.
Terimalah penghargaan yang diberi orang lain
dengan tetap berusaha menjadi yang lebih baik
F : Face.
Hadapi masalah dengan benar dan yakin.
G : Go.
Berangkatlah dari kebenaran.
H : Homework.
Pekerjaan rumah adalah langkah penting untuk
pengumpulan informasi.
I : Ignore.
Abaikan celaan orang yang menghalangi jalan
anda mencapai tujuan.
J : Jealously.
Rasa iri dapat membuat anda tidak menghargai
kelebihan anda sendiri.
K : Keep.
Terus berusaha walaupun beberapa kali gagal.
L : Learn.
Belajar dari kesalahan dan berusaha untuk tidak
mengulanginya.
M : Mind.
Perhatikan urusan sendiri dan tidak menyebar
gosip tentang orang lain.
N : Never.
Jangan terlibat skandal seks, obat terlarang, dan
alkohol.
O : Observe.
Amatilah segala hal di sekeliling anda.
Perhatikan, dengarkan, dan belajar dari orang lain.
P : Patience.
Sabar adalah kekuatan tak ternilai yang membuat
anda terus berusaha.
Q : Question.
Pertanyaan perlu untuk mencari jawaban yang
benar dan menambah ilmu.
R : Respect.
Hargai diri sendiri dan juga orang lain.
S : Self confidence, self esteem, self respect.
Percaya diri, harga diri, citra diri, penghormatan
diri akan membebaskan kita dari saat-saat tegang.
T : Take.
Bertanggung jawab pada setiap tindakan anda.
U : Understand.
Pahami bahwa hidup itu naik turun, namun tak ada
yang dapat mengalahkan anda.
V : Value.
Nilai diri sendiri dan orang lain, berusahalah
melakukan yang lebih baik tiap saat.
W : Work.
Bekerja dengan giat, jangan lupa berdoa.
X : X’tra.
Usaha lebih keras membawa keberhasilan.
Y : You.
Anda dapat membuat suatu yang berbeda.
Z : Zero.
Usaha nol membawa hasil nol pula
—–
Ok, Teman2 .. Met berkahir pekan aja
salam sukses,
(harap komentarnya sob)
http://ahiracenter.com/goal.htm
Posted by: zulhardye pratama on: 24 Februari 2009
Orang Indonesia bertanya pada orang Eropa,
berapa gajimu dan untuk apa saja
uang sejumlah itu?
Orang Eropa menjawab, “Gaji saya 3.000 Euro,
1.000 euro untuk tempat
tinggal, 1.000 Euro untuk makan, 500 Euro untuk
hiburan.”
Lalu sisa 500 Euro untuk apa? tanya orang
Indonesia.
Orang Eropa menjawab secara ketus, “Oh … itu
urusan saya, Anda tidak
berhak bertanya!”
Kemudian orang Eropa berbalik bertanya. Kalau
anda bagaimana?
“Gaji saya Rp950 ribu, Rp450 ribu untuk tempat
tinggal, Rp350 ribu untuk
makan, Rp250 ribu untuk transport, Rp200 ribu
untuk sekolah anak, Rp200 ribu
untuk bayar cicilan pinjaman, … Rp100 ribu
untuk….”.
Penjelasan orang Indonesia terhenti karena orang
Eropa menyetop penjelasan itu dan langsung bertanya.
“Uang itu jumlahnya sudah melampui gaji anda.
Sisanya dari mana?” kata orang Eropa itu keheranan.
Kemudian, orang Indonesia itu menjawab dengan
enteng,”
begini Mister,
tentang uang yang kurang, itu urusan saya, anda
tidak berhak bertanya-tanya,”
—
Ok sob, selamat berakhir pekan aja..
Salam sukses,
(harap komentarnya sob)
NB. Please feel free to contact me … I am waiting !
Posted by: zulhardye pratama on: 24 Februari 2009
Ada sedikit tips supaya kita tetap semangat
1. niat harus kuat
2. set goal yang spesifik (contoh goal :
www.ahiracenter.com/goal.htm)
3. upgrade kemampuan ilmu sesuai dengan goal trsbt tiap hari
4. anggarkan budget keuangan dan atur waktu
5. jalin hubungan baik
6. Berdoa dan tawakal
7. tambahkan sendiri ..
(mungkin: kerja keras, kerja smart,
kerja berdasarkan sistem, persistent, patience, promotion, follow
up,
etc. ) …
Jadilah diri sendiri .. anda akan menjadi apapun yang anda
inginkan. karena anda adalah asset buat diri anda sendiri
May God Always Shower His Goodness!
(harap komentarnya sob)
Cordially,
Komentar Terakhir